Optimalisasi Pemetaan Spasial dan Penanda Visual dalamMendukung Pariwisata Kuliner di Koridor Jalan

Authors

Keywords:

Culinary Tourism, Spatial Analysis, Visual Signage

Abstract

Abstrak − Kawasan Suryakencana di Kota Bogor merupakan destinasi kuliner multikultural yang menghadirkan keberagaman jenis usaha makanan dalam satu ruang perkotaan, namun informasi terkait karakteristik dan distribusi usaha masih belum terkelola se cara sistematis se hingga membatasi akses informasi bagi pengunjung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemetaan spasial dan penanda visual dalam mendukung pengembangan pariwisata kuliner di Koridor Jalan Suryakencana. Mitra kegiatan ada lah 50 pelaku usaha kuliner yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Suryakencana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan campuran yang meliputi pemetaan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), analisi s hotspot untuk mengidentifikasi klaster a ktivitas usaha, pelibatan pemangku kepentingan secara partisipatif, serta penerapan penanda visual berbasis kode warna untuk memudahkan identifikasi karakteristik usaha. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi, serta kuesioner Pre - test dan Post - test menggunakan skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha kuliner terkonsentrasi pada titik - titik aktivitas tinggi yang menjadi lokasi strategis intervensi. Setelah implementasi, terjadi peningkatan rata - rata skor persepsi dari 3,03 menja di 4,31, yang menunjukkan peningkatan pemahaman, perbaikan praktik usaha, serta peningkatan kesadaran terhadap pentingnya keterbukaan informasi bagi pengunjung. Intervensi juga mendorong perubahan pola komunikasi menjadi lebih proaktif melalui ketersediaan informasi visual di lapangan. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi pemetaan spasial dan penanda visual sederhana mampu meningkatkan efektivitas penyampaian informasi serta memudahkan pengunjung dalam menentukan pilihan kuliner sesuai preferensi

Author Biography

  • ugs, University of Indonesia

    Lorem Ipsum

References

Huda, I. A. S., Saadah, M., Sugiarto, A., Bin Ibrahim, M. H., Prasad, R. R., Putra, A. K., & Budianto, A. (2024). Revealing Halal Certification Oversight Gaps for MSEs through ArcGIS Dashboard Integration. Indonesian Journal of Halal Research, 6(2), 58–69. https://doi.org/10.15575/ijhar.v6i2.33308Nasution, Z., & Ferdiyansah. (2025). Pemetaan UMKM Kuliner Berbasis Web GIS di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Jurnal Sistem Informasi Dan Teknologi Era, 1(1), 1–5. https://doi.org/10.71094/sitera.v1i1.17Ningsih, C., Turgarini, D., Fransiska, T. M., & Nurhidayat, W. (2023). Moeslim-Friendly Tourism of Tionghoa Gastronomy in Bogor City, Indonesia. In Advances in Economics (Ed.), 4th International Conference on Tourism, Gastronomy, and Tourist Destination (TGDIC 2023)(pp. 380–385). Business and Management Research 266,. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-296-5_52Novrianda, H., & Muttaqin, F. (2024). Effectiveness of halal certification labels on halal cuisine at beach tourist sites on tourists’ customer satisfaction and behavioral intention. Al-Intaj Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 10(2), 203–212. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29300/aij.v10i2.4809Pamungkas, B., Saraswati, & Yusuf, M. (2024). Enhancing Culinary Policies for Halal and Non-Halal Labeling_ Protecting Muslim Consumers in Global Jakarta. Jurnal Mimbar, 40(2). https://doi.org/10.29313/mimbar.v40i2.3998

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Optimalisasi Pemetaan Spasial dan Penanda Visual dalamMendukung Pariwisata Kuliner di Koridor Jalan. (2026). MUNCHAR : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(01). https://igsjournals.com/index.php/munchar/article/view/1